Anak bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep turut memberi komentar kepada warganet yang menghina mendiang neneknya, Sudjiatmi Notomihardjo. Seperti diketahui, sang nenek telah menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (25/3/2020), pukul 16.45 WIB di Rumah Sakit Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah. Namun, saat sedang merasakan duka yang mendalam akibat kepergian sang nenek, Kaesang mendapatkancobaan dari seorang warganet.

Warganet tersebut nampak menuliskan kalimat tak pantas, terlebih bagi keluarga yang tengah dirundung duka. Menanggapi hal tersebut, Kaesang pun tak tinggal diam. Kaesang pun menelan hinaan yang dilontarkan warganet kepada keluarganya dengan pesan bijak.

Pesan tersebut dia tuliskan melalui akun Twitter pribadinya, @kaesangp pada Kamis (26/3/2020) lalu. Bukan memarahinya, Kaesang justru mengajak para pendukung agar tidak mempermasalahkan hinaan tersebut. "Gak usah dipermasalahin.

Doakan saja mas Jefsen tetep sehat selalu. Doakan buat eyang saya yang mendahului kita." cuit Kaesang. Tak ambil pusing, Kaesang malahmeminta para pendukungnya untuk mendoakan kesehatan warganet yang menghinanya.

Tak lupa, Kaesang juga meminta agar para pendukungnya mendoakan sang nenek, yang akrab disapa Eyang Sudjiatmi itu. Pesan bijak tersebut lantas menjadi viral di jagat maya. Hingga Jumat (27/3/2020), cuitan Kaesang telah di retweet sebanyak 9.200 kali.

Cuitan itu juga sudah disukai sebanyak 40.600 kali oleh warganet di Twitter. Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi tengah merasakan duka cita akibat meninggalnya sang ibunda, Sudjiatmi Notomihardjo. Jokowi menyebutkan, ibundanya sudah empat tahun menderita sakit kanker tenggorokan.

Jokowi menuturkan, Sudjiatmi telah melakukan segala upaya agar dapat sehat kembali. "Ibu ini sudah empat tahun menderita sakit kanker," terang Jokowi, di rumah duka yang berlokasi di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Kabupaten Surakarta. "Dan sudah berobat utamanya di rumah sakit RSPAD Gatot Soebroto," lanjutnya.

Jokowi juga berharap agar segala dosa sang ibu dapat diampuni oleh sang Pencipta, serta Sudjiatmi meninggal dunia dalam keadaan baik. “Tetapi memang Allah sudah menghendaki," tutur Jokowi. "Atas nama keluarga besar saya ingin memohonkan doa."

"Agar segala dosa dosanya diampuni oleh Allah SWT dan husnul khatimah," tambahnya. Jika sesuai rencana, pemakaman Ibunda akan dilaksanakan, Kamis (26/3/2020). Jenazah Sudjiatmi akan dikebumikan pukul 13.00 WIB.

Pemakaman keluarga akan menjadi tempat peristirahatan terakhir Ibunda Jokowi. Diketahui pemakaman keluarga berlokasi di Mundu, Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.